*Percobaan Kedua GBP/USD Melawan Resistance Ini Tetapi Gagal Kembali* GBP/USD kembali dimulai pada kemarin hari dengan melambun...
*Percobaan Kedua GBP/USD Melawan Resistance Ini Tetapi Gagal Kembali*
GBP/USD kembali dimulai pada kemarin hari dengan melambung sampai ke level tertinggi harian mendekati resistance 1.3400, namun percobaan ini hanya berhasil mencapai angka 1.3380.
Pekan ini akan datang hari Thanksgiving di Amerika Serikat, ini menyebabkan koreksi adalah penguatan USD menjelang libur Thanksgiving minggu ini, yang akan mempengaruhi likuiditas di pasar pada hari Kamis dan Jumat. Pound mencoba untuk mengambil keuntungan dari pernyataan Departemen Keuangan Inggris bahwa hal itu hampir menghentikan pengeluaran yang mendorong ekonomi Inggris selama pandemi COVID-19.
Terkait dengan pandemi corona dan lock down, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan akhir dari penguncian nasional pada bulan Desember tetapi sistem tingkat lokal kemungkinan akan lebih ketat dari yang sebelumnya. Selain itu, masih belum jelas apakah London, salah satu ibu kota keuangan dunia, akan berada di bawah pembatasan yang ketat.
Lockdown ini tentunya akan mengunci pergerakan bisnis dan akan merugikan bagi perekonomian Inggris. Saat ini biarpun kasus di Inggris sedang menurun secara bertahap namun kasus kematian semakin meningkat di Inggris. Kanselir Menteri Keuangan Rishi Sunak mengumumkan rencananya pada Minggu pagi untuk memberikan Layanan Kesehatan Nasional 3 miliar pound ($ 4 miliar), dan berjanji bahwa dukungan untuk bisnis dan pekerja yang terkena pandemi akan terus berlanjut hingga musim semi. Menurut Rishi Sunak, Inggris dapat mengerahkan enerji mempertahankan fokus terhadap penanggulangan pandemi ini.
Kabar baru dari Brexit bahwa sudah dekat untuk selesai namun sampai saat ini mengkawatirkan karena kurangnya terobosan pada masalah yang paling diperdebatkan, sedangkan akhir tahun sudah semakin dekat.
Akankah Uni Eropa dan Inggris memulai usaha? Gagasan tentang kesepakatan sementara muncul pada hari Senin, menambah kerumitan. Berita utama berkisar dari petunjuk tentang kesepakatan yang akan segera terjadi hingga gagalnya pembicaraan, menambah kebingungan.
*Analisa Teknikal GBP/USD Hari Ini*
Dari sisi data ekonomi Inggris, Hasil survei dari IHS Markit mengungkapkan bahwa sektor swasta Inggris mengalami kontraksi terbesar dalam enam bulan pada November. Sedangkan data PMI Jasa turun tajam menjadi 45,8 dari 51,4 di bulan sebelumnya. Sementara itu, PMI manufaktur Inggris naik menjadi 55,2 di bulan November dari 53,7 di bulan sebelumnya. Pembacaan yang diharapkan adalah 53,3. Permintaan dari pasar ekspor, terutama dari China dan Uni Eropa, mendukung pertumbuhan sektor manufaktur.
GBP/USD kembali gagal mempertahankan gerakan menanjaknya sejak dikalahkan oleh resistance 1.3400. Penurunan yang terjadi masih pada batas koreksi sampai ke level support 1.3300. Jika 1.3300 ini berhasil ditembus maka GBP/USD akan mampu berlanjut ke angka 1.3240. Namun gagal turun maka GBP/USD kemungkinan akan kembali mencoba 1.3400, biarpun masih belum diketahui apakah akan mampu menembusnya.
![]()
(Feed generated with FetchRSS)
source https://www.facebook.com/groups/rebatebroker/permalink/1083034048826254/
GBP/USD kembali dimulai pada kemarin hari dengan melambung sampai ke level tertinggi harian mendekati resistance 1.3400, namun percobaan ini hanya berhasil mencapai angka 1.3380.
Pekan ini akan datang hari Thanksgiving di Amerika Serikat, ini menyebabkan koreksi adalah penguatan USD menjelang libur Thanksgiving minggu ini, yang akan mempengaruhi likuiditas di pasar pada hari Kamis dan Jumat. Pound mencoba untuk mengambil keuntungan dari pernyataan Departemen Keuangan Inggris bahwa hal itu hampir menghentikan pengeluaran yang mendorong ekonomi Inggris selama pandemi COVID-19.
Terkait dengan pandemi corona dan lock down, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan akhir dari penguncian nasional pada bulan Desember tetapi sistem tingkat lokal kemungkinan akan lebih ketat dari yang sebelumnya. Selain itu, masih belum jelas apakah London, salah satu ibu kota keuangan dunia, akan berada di bawah pembatasan yang ketat.
Lockdown ini tentunya akan mengunci pergerakan bisnis dan akan merugikan bagi perekonomian Inggris. Saat ini biarpun kasus di Inggris sedang menurun secara bertahap namun kasus kematian semakin meningkat di Inggris. Kanselir Menteri Keuangan Rishi Sunak mengumumkan rencananya pada Minggu pagi untuk memberikan Layanan Kesehatan Nasional 3 miliar pound ($ 4 miliar), dan berjanji bahwa dukungan untuk bisnis dan pekerja yang terkena pandemi akan terus berlanjut hingga musim semi. Menurut Rishi Sunak, Inggris dapat mengerahkan enerji mempertahankan fokus terhadap penanggulangan pandemi ini.
Kabar baru dari Brexit bahwa sudah dekat untuk selesai namun sampai saat ini mengkawatirkan karena kurangnya terobosan pada masalah yang paling diperdebatkan, sedangkan akhir tahun sudah semakin dekat.
Akankah Uni Eropa dan Inggris memulai usaha? Gagasan tentang kesepakatan sementara muncul pada hari Senin, menambah kerumitan. Berita utama berkisar dari petunjuk tentang kesepakatan yang akan segera terjadi hingga gagalnya pembicaraan, menambah kebingungan.
*Analisa Teknikal GBP/USD Hari Ini*
Dari sisi data ekonomi Inggris, Hasil survei dari IHS Markit mengungkapkan bahwa sektor swasta Inggris mengalami kontraksi terbesar dalam enam bulan pada November. Sedangkan data PMI Jasa turun tajam menjadi 45,8 dari 51,4 di bulan sebelumnya. Sementara itu, PMI manufaktur Inggris naik menjadi 55,2 di bulan November dari 53,7 di bulan sebelumnya. Pembacaan yang diharapkan adalah 53,3. Permintaan dari pasar ekspor, terutama dari China dan Uni Eropa, mendukung pertumbuhan sektor manufaktur.
GBP/USD kembali gagal mempertahankan gerakan menanjaknya sejak dikalahkan oleh resistance 1.3400. Penurunan yang terjadi masih pada batas koreksi sampai ke level support 1.3300. Jika 1.3300 ini berhasil ditembus maka GBP/USD akan mampu berlanjut ke angka 1.3240. Namun gagal turun maka GBP/USD kemungkinan akan kembali mencoba 1.3400, biarpun masih belum diketahui apakah akan mampu menembusnya.
(Feed generated with FetchRSS)
source https://www.facebook.com/groups/rebatebroker/permalink/1083034048826254/
Comments
Post a Comment